pelatihan DE-ESCALATION IN PUBLIC RELATIONS CRISIS MENULIS TANGGAPAN RESMI YANG MEREDAKAN AMARAH NETIZEN di bali

TRAINING DE-ESCALATION IN PUBLIC RELATIONS CRISIS: MENULIS TANGGAPAN RESMI YANG MEREDAKAN AMARAH NETIZEN

Training De-escalation in Public Relations Crisis untuk membangun kemampuan menyusun tanggapan resmi yang tenang, empatik, transparan, dan mampu meredakan eskalasi kemarahan publik di ruang digital. Daftar di Sinaran Training!

Deskripsi

Training De-escalation in Public Relations Crisis membahas strategi komunikasi ketika organisasi menghadapi krisis yang memicu kemarahan, kritik, atau tekanan dari netizen. Peserta akan mempelajari cara memahami sentimen publik, menyusun pesan yang tidak defensif, mengakui kekhawatiran secara tepat, serta menyampaikan informasi yang kredibel tanpa memperbesar konflik.

pelatihan DE-ESCALATION IN PUBLIC RELATIONS CRISIS MENULIS TANGGAPAN RESMI YANG MEREDAKAN AMARAH NETIZEN di bali
training DE-ESCALATION IN PUBLIC RELATIONS CRISIS MENULIS TANGGAPAN RESMI YANG MEREDAKAN AMARAH di bali

Mengapa Training De-escalation in Public Relations Crisis Penting?

Respons organisasi di media sosial dapat menentukan apakah sebuah isu mereda atau justru berkembang menjadi krisis yang lebih besar. Pernyataan yang terlalu defensif, emosional, atau tidak jelas dapat memperburuk persepsi publik.

Tanggapan resmi yang terstruktur membantu organisasi menunjukkan empati, menyampaikan fakta, menjelaskan tindakan yang dilakukan, dan mengarahkan percakapan publik menuju penyelesaian.

Tujuan Training De-escalation in Public Relations Crisis: Menulis Tanggapan Resmi yang Meredakan Amarah Netizen di Bali

  • Memahami prinsip de-eskalasi dalam komunikasi krisis.
  • Mengenali pemicu kemarahan publik di ruang digital.
  • Menyusun respons resmi yang tenang dan empatik.
  • Menghindari bahasa defensif dan provokatif.
  • Menyampaikan fakta secara jelas dan bertanggung jawab.
  • Mengelola komentar dan pertanyaan publik yang agresif.
  • Menjaga reputasi organisasi selama krisis.

Materi Training De-escalation in Public Relations Crisis: Menulis Tanggapan Resmi yang Meredakan Amarah Netizen di Bali

  1. Fundamentals of Crisis Communication and De-escalation
  2. Understanding Public Anger and Digital Sentiment
  3. Crisis Message Strategy and Audience Mapping
  4. Writing Empathetic and Non Defensive Responses
  5. Fact Based and Transparent Public Statements
  6. Reframing Negative Narratives
  7. Managing Aggressive Comments and Online Pressure
  8. Apology, Accountability, and Corrective Action
  9. Social Media Crisis Response and Escalation
  10. De-escalation in Public Relations Crisis Framework

Metode Training De-escalation in Public Relations Crisis

  • Pemaparan konsep.
  • Diskusi interaktif.
  • Studi kasus krisis reputasi.
  • Crisis communication assessment.
  • Latihan menulis respons resmi.
  • Simulasi social media crisis.
  • Role play menghadapi tekanan publik.
  • Feedback dan evaluasi pesan.

Manfaat Training

  • Meningkatkan kemampuan menulis respons krisis yang efektif.
  • Membantu meredakan kemarahan dan tekanan publik.
  • Mengurangi risiko eskalasi akibat komunikasi yang keliru.
  • Memperkuat transparansi dan kredibilitas organisasi.
  • Menjaga reputasi selama menghadapi krisis komunikasi.

Peserta Training

  • Public relations professional.
  • Corporate communication professional.
  • Corporate secretary.
  • Crisis communication team.
  • Social media specialist.
  • Public affairs professional.
  • Marketing communication professional.
  • Customer experience professional.
  • Management representative.

Output Training

  • Peserta mampu mengidentifikasi pemicu eskalasi dan kebutuhan komunikasi dalam situasi krisis PR.
  • Peserta mampu menyusun tanggapan resmi yang empatik, faktual, tidak defensif, dan berorientasi pada penyelesaian.
  • Peserta mampu menyusun De-escalation Crisis Response Plan untuk mengelola komunikasi publik secara konsisten dan bertanggung jawab.

Benefit Training

  • Materi pelatihan aplikatif.
  • Studi kasus dan latihan praktik.
  • Teknik dan tools yang dapat diterapkan di tempat kerja.
  • Modul pelatihan.
  • Certificate of Attendance.

Lokasi dan Biaya Training

Jadwal Pelatihan Training 2026

  • Batch 1 : 21 – 22 Januari 2026
  • Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
  • Batch 3 : 11 – 12 Maret 2026
  • Batch 4 : 22 – 23 April 2026
  • Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
  • Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
  • Batch 7 : 15 – 16 Juli 2026
  • Batch 8 : 12 – 13 Agustus 2026
  • Batch 9 : 23 – 24 September 2026
  • Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
  • Batch 11 : 11 – 12 November 2026
  • Batch 12 : 16 – 17 Desember 2026

Jadwal dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

Lokasi Pelatihan

  • Yogyakarta, Hotel Arte Malioboro (8.800.000 IDR / participant)
  • Jakarta, Hotel Hi Senen (8.800.000 IDR / participant)
  • Bandung, Hotel Neo Dipatiukur (8.800.000 IDR / participant)
  • Bali, Hotel Ibis (9.400.000 IDR / participant)
  • Lombok, Hotel Jayakarta (9.400.000 IDR / participant)

Catatan

Waktu pelatihan dua hari. Biaya tersedia untuk peserta perorangan, group, dan in-house training, belum termasuk akomodasi atau penginapan. Untuk informasi biaya dan jadwal terbaru, silakan menghubungi tim marketing.

Investasi

Investasi pelatihan menyesuaikan dengan jumlah peserta atau bersifat on call. Untuk paket in-house training, anggaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Konsultasikan Kebutuhan Training Anda Sekarang!

Jangan biarkan kemampuan komunikasi tim berkembang tanpa arah. Pilih program pelatihan yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda bersama Sinaran Training.

Hubungi tim kami sekarang untuk berkonsultasi, menyesuaikan program, dan mengamankan kuota training terbaik bagi perusahaan Anda.

Artikel ini dibuat oleh Insi Lailam, seorang penulis yang aktif menulis artikel sejak awal tahun 2026 di berbagai website. Konsistensinya dalam dunia kepenulisan membuktikan komitmennya untuk terus berbagi informasi, wawasan, serta pemikiran yang bermanfaat bagi pembaca.