TRAINING ELECTRONIC FILING IMPLEMENTATION WITH RMS & EFS METHOD BASED ON DOCUMENT REGULATION DI JAKARTA
TRAINING IMPLEMENTASI PENGARSIPAN ELEKTRONIK DENGAN METODE RMS & EFS BERDASARKAN PERATURAN DOKUMEN DI JAKARTA
TRAINING STRUKTUR PERUNDANG-UNDANGAN YANG DIBERLAKUKAN DI RI DI JAKARTA

BACKGROUND
Arsip merupakan rekaman informasi penting yang umumnya digunakan untuk
perencanaan, pelaksanaan serta pengawasan kegiatan dalam suatu
organisasi. Dengan memanfaatkan arsip seoptimal mungkin dapat dicapai
tujuan manajemen modern yaitu perencanaan yang matang, pelaksanaan
yang tepat serta pengawasan yang ketat.
Ketika pemberkasan arsip sudah makin bertambah, jika tidak dikelola
dengan baik, maka pertumbuhan arsip sudah tidak bisa lagi
dikendalikan.
Mengingat pentingnya arsip dalam suatu organisasi maka kegiatan
penataan arsip harus dilakukan sesuai prinsip dan tujuan dari
manajemen kearsipan, yaitu dapat menyediakan arsip dengan cepat,
tepat, lengkap dan efisien.
Penataan arsip pada dasarnya merupakan suatu teknik atau cara
pengaturan dan penyimpanan arsip secara logis dan sistematis. Ada 2
metode sistem yang dapat diterapkan dalam kegiatan penataan arsip
yaitu Records Management System (RMS) dan Electronic Filing System
(EFS).
Records Management System (Sistem Manajemen Kearsipan) disahkan dalam
Undang-undang nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan dan pelaksanaan
dari undang-undang tersebut dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah
nomor 28 tahun 2012.
Electronic Filing System (Sistem Penataan File secara elektronik)
disahkan dalam Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan
Transaksi Elektronik dan pelaksanaan dari undang-undang tersebut
dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2012. Di dalam
sistem ini terdapat penerapan Electronic Imaging System agar
organisasi memiliki digital copy yang praktis dan tidak membutuhkan
tempat fisik tertentu dan hasilnyapun jauh lebih efektif karena file
hasil scan dapat ditelusuri dan ditemukan kembali pada saat diperlukan
dengan waktu yang singkat.
Apabila ke-2 metode penataan arsip diatas dapat diterapkan dengan
tepat sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan organisasi, maka dapat
meningkatkan kinerja pelayanan dan efisiensi tempat penyimpanan arsip
dari organisasi tersebut.
OBJECTIVES
Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu untuk :
1. Memahami regulasi kearsipan terakhir yang sudah diberlakukan di
Republik Indonesia beserta struktur perundang-undangannya.
2. Memahami pengertian Kearsipan, Arsip dinamis, Arsip aktif, Arsip
inaktif, Arsip vital, Arsip static, Unit pengolah, Unit kearsipan,
Jadwal Retensi Arsip, Penyusutan arsip, Pemusnahan arsip
Penyerahan arsip statis, Pemeliharaan arsip, Penggunaan arsip,
Pemberkasan, Retensi arsip berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor
28 tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-undang nomor 43 tahun
2009 tentang Kearsipan.
3. Memahami konsep model siklus hidup pengelolaan arsip pada sistem
manajemen kearsipan.
4. Mengetahui contoh SOP Manajemen Kearsipan yang cukup lengkap.
5. Memahami konsep model records continuous model (model arsip
berkelanjutan) pada sistem manajemen arsip elektronis.
6. Memahami pengertian dari konsep electronic imaging system.
7. Memahami pentingnya electronic imaging system diimplementasikan di
semua organisasi.
8. Mampu membuat document digital hasil scanning yang bisa dicopy
textnya (dibaca secara content).
9. Mampu menambahkan keterangan dan tanda tangan digital yang
diproteksi dengan password pada document digital.
10. Memahami faktor-faktor kunci keberhasilan implementasi filing
system dalam organisasi.
11. Memahami implementasi dari penggunaan software aplikasi EFIDMS
(Electronic Filing with Integrated Document Management System)
baik untuk modul Electronic Document Management System, modul
Electronic Imaging System dan modul Record Management System.
SYLLABUS
1. Struktur perundang-undangan yang diberlakukan di Republik
Indonesia.
2. Pemaparan dari isi Undang-undang nomor 43 tahun 2009 tentang
Kearsipan dan penjelasan Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2012
tentang Pelaksanaan Undang-undang tersebut dalam pengertian secara
umum sebagai berikut :
+ Kearsipan,
+ Arsip dinamis,
+ Arsip aktif,
+ Arsip inaktif,
+ Arsip vital,
+ Arsip statis,
+ Unit pengolah,
+ Unit kearsipan,
+ Jadwal Retensi Arsip,
+ Penyusutan arsip,
+ Pemusnahan arsip
+ Penyerahan arsip statis,
+ Pemeliharaan arsip,
+ Penggunaan arsip,
+ Pemberkasan,
+ Retensi arsip
3. Model siklus hidup pengelolaan arsip pada sistem manajemen
kearsipan.
4. Contoh SOP Manajemen Kearsipan.
5. Model records continuous model pada sistem manajemen arsip
elektronis.
6. Electronic Imaging System.
7. Pentingnya Electronic Imaging System diimplementasikan di semua
organisasi.
8. Membuat digital document (OCR Scanning) dalam format .PDF Edited.
9. Menambahkan text pada digital document.
10. Memasukan digital assign yang sudah diproteksi ke dalam digital
document .
11. Memahami faktor-faktor kunci keberhasilan implementasi filing
system dalam organisasi.
12. Aplikasi untuk Records Management System dalam EFIDMS software.
13. Aplikasi untuk Electronic Document Management System dalam EFIDMS
software.
14. Aplikasi untuk Electronic Imaging System dalam EFIDMS software.
15. Langkah-langkah operasional untuk mengatur Level Security User
Access Application.
16. Langkah-langkah Operasional Aplikasi untuk Document Control
process.
17. Langkah-langkah Operasional Aplikasi untuk Document Distribution
process.
18. Langkah-langkah Operasional Aplikasi untuk Document Update
process.
19. Melakukan Proses Document Searching secara cepat (soft and hard)
berdasarkan 5 metode.
20. Document Capture Process baik melalui scanner ataupun melalui
digital cameras, kemudian di-convert menjadi document microsoft
office (XP, 2003, 2007, 2010).
21. Pemilihan dan pengambilan dokumen secara cepat dan tepat untuk
dikirimkan via e-mail langsung dari aplikasi EFIDMS software.
AUDIENCE TARGET
Staff atau Leader yang bertanggung jawab dalam proses filing document
DURATION :
2 Hari : 08.30 s/d 16.30 WIB
TRAINING METHOD : Terangkan – Tunjukkan – Lakukan
Dengan metode ini Anda akan mengenal subyek pelatihan secara lebih
baik, karena langsung ditunjukkan oleh ahlinya, dan Anda akan diajak
untuk langsung melakukan/ menggunakannya.
Lokasi Pelatihan Tahun 2021 :
Yogyakarta, Hotel Dafam Seturan
Jakarta, Hotel Amaris La Codefin Kemang
Bandung, Hotel Grand Serela Setiabudhi
Bali, Hotel Ibis Kuta
Lombok, Hotel Jayakarta
Catatan :
- Waktu pelatihan Dua+1* hari dengan Biaya tersedia untuk Perorangan, Group, dan Inhouse Training, belum termasuk akomodasi/penginapan.
- Untuk biaya dan jadwal training harap menghubungi marketing kembali
Investasi training:
Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas training:
Free Penjemputan dari bandara ke hotel*.
Modul / Handout.
Flashdisk*.
Certificate of attendance.
FREE Bag or bagpacker.
Training Kit (Photo Documentation, Blocknote, ATK, etc).
2x Coffe Break & 1 Lunch.
Souvenir .



