TRAINING BECOMING AN INDUSTRIAL RELATIONSHIP (IR) PROFESSIONAL DI JAKARTA

TRAINING MENJADI PROFESIONAL HUBUNGAN INDUSTRIAL (IR) DI JAKARTA

TRAINING MEMBUAT SISTIM DAN PROSEDUR DI BIDANG HI DI JAKARTA

pelatihan Becoming An Industrial Relationship (IR) Professional di jakarta

Perkembangan  manajemen  SDM  mutakhir  dewasa  ini tetap mensyaratkan
kondisi  Industrial  Relation yang kuat sebagai titik awal bagi tumbuh
kembangnya   perusahaan.    Lebih   dari   sekedar   legal  complaint,
sesungguhnya  kerjasama  dan  komunikasi  yang  menjadi  inti  dari IR
haruslah  dibangun dengan pondasi yang kuat sehingga permasalahan yang
akhir-akhir  ini dihadapi banyak perusahaan seperti masalah perburuhan
dan  serikat  pekerja  berdampak serius, mulai dari perlambatan kerja,
pemogokan, sabotase bahkan sampai dengan penutupan perusahaan.

Perkembangan  Hubungan  Industrial  dewasa  ini  banyak  tantangannya.
Perubahan   keadaan   karena   globalisasi,  reformasi  yang  meliputi
kebebasan  berserikat,  pelaksanaan  HAM,  supremasi hukum,  perubahan
peraturan   perundang-udangan,   otonomi   daerah,  penerapan  standar
ketenagakerjaan  internasional,  infra  struktur  dan iklim investasi,
ikut  mengubah  pola hubungan industrial, khususnya perubahan perilaku
dan  sikap  yang  menyangkut  banyak  aspek  seperti  sosial,  budaya,
ekonomi, politik dan upaya peningkatan kesejahteraan.

Menghadapi  kenyataan  ini, para praktisi Hubungan Industrial dituntut
untuk lebih sinergis dan cepat beradaptasi dengan kondisi nasional dan
lingkungan  dengan  mengacu  pada  peraturan  perundang-undangan  yang
berlaku,  untuk  menciptakan  adanya Hubungan Industrial yang kondusif
untuk peningkatan produktivitas perusahaan.

Bertolak  dari  masalah  tersebut diatas barulah disadari bahwa fungsi
Industrial  Relation  sungguh sangat strategis dalam menciptakan iklim
kerja  yang  kondusif,  aman  dan  berkelanjutan  yang  pada  akhirnya
membuahkan  iklim  kerja  yang kondusif. Dengan hubungan yang harmonis
setiap  kebijakan  manajemen  mendapat dukungan dari seluruh karryawan
dan  pada  gilirannya  keberadaan  perusahaan dapat tetap bertahan dan
bahkan berkembang maju.

Workshop  ini  disajikan secara rinci pengetahuan dan praktek IR  yang
dibagi  kedalam 2 (dua) ranah, yaitu ranah peningkatan kerjasama dalam
rangka membangun kesamaan padangan dan tujuan antara perusahaan dengan
pekerja  serta  pemangku  kepentingan  lainnya,  Pokok-pokok yang akan
dibahas  antara  lain  konsep  dasar kerjasama pekerja dan management,
perbedaan  kerjasama  dengan  perundingan  bersama, kemudian bagaimana
memulai dan mengelola dan melakukan monitoringnya.

kemudian  disampaikan  pula  pokok-pokok  hukum  ketenagakerjaan  yang
mutlak  mendapat  perhatian  pula,  dari sejak dimulai adanya hubungan
kerja,  kemudian  selama  berlangsungnya  hubungan  kerja, sampai pada
saat/setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah
peraturan-peraturan  ketenagakerjaan  yang  mengatur hak dan kewajiban
para  pihak  dalam  hubungan  kerja  (perusahaan maupun pekerja/buruh)
serta   hubungannya   dengan  SP/SB  dan  pemerintah  dalam  Peraturan
perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan yang terkait

Akhirnya, untuk memastikan agar kedua ranah pengetahuan dan praktek IR

tersebut  dapat  efektip  diterapkan maka sikap mental yang tepat bagi
seorang  professional  IR  khususnya bagi pemula akan pula diekplorasi
secara bersama agar know how ini dapat diterapkan secara efektip.

Tujuan :
1. Mampu  menyusun  strategy  hubugan  industrialyang  sesuai  dengan
kebutuhan perusahaan
2. Mampu membuat sistim dan prosedur di bidang HI
3. Mampu  menjembatani  antara  tuntutan  peningkatan daya saiang dan
produktivitas  perusahaan  dengan tuntutan pengembbangan karir dan
kesejahteraan pekerja
4. Mengetahui   sistimatika  Hukum  secara  keseluruhan dan kedudukan
berebgai perangkat hukum di bidangan ketenagakerja terasuk PP/PKB,
PK, Etik sampai dengan instruksi kerja yang sifatnya teknis
5. Mampu melaskanakan hubungan kerja sesuai dengan Perundang-udangan
6. Mampu  melaksanakan  hubungan  industrial melalaui sarana hubungan
industrial  : PP/PKB, LKS Bipartit, SP/SB dan mengetahui mekanisme
PPHI

Metode Pembelajaran :
1. Metode  pembelajaran  dilakukan  secara sistimatis dan mudah untuk
dimengerti serta disesuaikan dengan strategi organisasi / divisi /
departmen yang bersangkutan
2. Setiap  sesi  menggunakan  studi  kasus,  role  play,  diskusi dan
praktek-praktek pengisian form
3. Kombinasi antara praktek dan teori = 70% – 30%

SILABUS
09.00  –  16.30  Materi  seperti  yang  dianjurkan  oleh  ILO, APINDO,
DEPNAKER   yang   sudah  dimodifikasi  berdasarkan  best  practice  di
Indonesia

Para peserta akan memperoleh pengetahuan & skill tentang :
1. Tantangan bisnis dan organisasi saat ini : Hiper kompetetive, daya
saing,   produktivitas   dan  perubahan  serta  globalisasi  aspek
ketengakerjaan
2. Konsep  dan  fungsi  Industrial  Relation  :  IR  Strategis  serta
membahas ranah Kerjasama & ranah Perundingan dalam IR
3. Politik ketenagakerjaan dari masa ke masa di Indonesia
4. Pengertian  2  bentu  hubungan  utama di bidang HI : Kerjasama dan
Perundingan
5. Dasar-dasar   kerjasama   pekerja   dan  manajemen  dan  tantangan
pelaksanaannya :
a.      Menetapkan  tujuan,  sifat,  fungsi  dan  struktur  bentuk
kerjasama pekerja dan manajemen
b.     Bagimana memulai, mengelola dan memonitor kerjasama pekerja
dan perusahaan
6. Peraturan perundang-undangan yang menyangkut IR
a.    Undang-undang
b.    PP/Kepmen/SE
c.     PK,  PP/PKB,  dan  hubungan  dengan  Kode Etik serta Values
Perusahaan
7. Kelembagaan dibidang IR :
a.    Bipartit,
b.    Tripartit,
c.    PPHI, lain-lain
8. Tantangan-tantangan dibalik keberadaan Serikat Pekerja
a.    Peraturan terkait SP
b.    Kerjasama & tantangannya
c.    Mogok dan Log out
9. Fungsi  dan  aspek  kritikal  Peraturan  perusahaan dan Perjanjian
Kerja Bersama (Collective Labor Agreement)
10. Lain-lain terkait dengan outsourcing, jamsostek, PKWT, PKWTT dll
11. Sikap  mental  yang  tepat  seorang  IR professional untuk menjadi
insiator   dalam   setiap   tahapan  IR:  ranah  kerjasama,  ranah
perundingan dan penegak hukum internal perusahaan

Lokasi Pelatihan Tahun 2021 :

Yogyakarta, Hotel Dafam Seturan

Jakarta, Hotel Amaris La Codefin Kemang

Bandung, Hotel Grand Serela Setiabudhi

Bali, Hotel Ibis Kuta

Lombok, Hotel Jayakarta

Catatan :

  • Waktu pelatihan Dua+1* hari dengan Biaya tersedia untuk Perorangan, Group, dan Inhouse Training, belum termasuk akomodasi/penginapan.
  • Untuk biaya dan jadwal training harap menghubungi marketing kembali

Investasi training:

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas training:

Free Penjemputan dari bandara ke hotel*.

Modul / Handout.

Flashdisk*.

Certificate of attendance.

FREE Bag or bagpacker.

Training Kit (Photo Documentation, Blocknote, ATK, etc).

2x Coffe Break & 1 Lunch.

Souvenir .