Pelatihan Budidaya Ternak Sapi Perah
Training Budidaya Sapi Perah
Diklat Peternakan Sapi Perah
Training Budidaya Sapi Perah bagi Penyuluh Peternakan
Deskripsi Pembangunan sub-sektor peternakan merupakan bagian dari pembangunan sektor pertanian, dimana sektor pertanian memiliki nilai strategis dalam memenuhi kebutuhan pakan yang terus meningkat atas bertambahnya jumlah penduduk Indonesia, peningkatan rata-rata pendapatan penduduk Indonesia dan taraf hidup pertani dan nelayan. Keberhasilan pembangunan tersebut ternyata berdampak pada perubahan konsumsi masyarakat yang semula lebih banyak mengkonsumsi karbohidrat ke arah konsumsi seperti daging, telur, susu (Putu, et al, 1997). Lebih lanjut dijelaskan bahwa permintaan akan telur dan daging ayam dalam negeri saat ini telah dapat dipenuhi oleh produksi lokal, akan tetapi susu dan daging sapi masih memerlukan pasokan dari luar negeri. Berbagai usaha pembangunan peternakan telah diupayakan oleh pemerintah sampai ke pelosok daerah namun masih terdapat kekurangan produksi yang akan mensuplay kebutuhan penduduk Indonesia akan protein hewani.
Untuk meningkatkan produksi dan produktifitas sapi perah diperlukan budidaya sapi perah yang baik (Good Farming Practice) sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian No: 422/Kpts/OT.210/7/2001. Ada beberapa aspek dalam Good Farming Practice yang meliputi: 1) sarana, 2) proses produksi, 3) pelestarian lingkungan, 4) pengawasan.
MATERI:
- Pengertian Sapi Perah
- Kandungan Air Susu
- Lokasi Dan Konstruksi Kandang
- Pakan Complete Feed
- Ruang Lingkup Good Farming Practice
- Sarana
- Lokasi
- Lahan
- Penyediaan Air dan Alat Penerang
- Bangunan
- Tata Letak Bangunan
- Alat dan Mesin Peternakan
- Bibit
- Pakan
- Obat Hewan
- Tenaga Kerja
- Proses Produksi
- Pemilihan Bibit
- Kandang
- Pakan
- Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet)
- Kesehatan Hewan.
- Situasi penyakit.
- Vaksinasi/Pencegahan.
- Dalam rangka pencegahan dilakukan vaksinasi.
- Usaha budidaya sapi perah harus melakukan vaksinasi, dan pengujian/tes laboratorium terhadap penyakit tertentu yang terdapat di peternakannya.
- Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet).
- Pemerahan susu
- Reproduksi
- Pelestarian Lingkungan
- Rencana Penanggulangan Pencemaran Lingkungan.
- Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan.
- Pengawasan
- Sistem Pengawasan
- Sertifikasi
- Monitoring dan Evaluasi
- Pencatatan
- Pelaporan
Jadwal Pelatihan tahun 2024
Batch 1 : 21 – 22 Januari 2026
Batch 2 : 8 – 9 Februari 2023
Batch 3 : 18 – 19 Maret 2024
Batch 4 : 22 – 23 April 2026
Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
Batch 7 : 15 – 16 Juli 2026
Batch 8 : 12 – 13 Agustus 2026
Batch 9 : 23 – 24 September 2026
Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
Batch 11 : 11 – 12 November 2026
Batch 12 : 16 – 17 Desember 2026
Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta
Lokasi Pelatihan
Yogyakarta, Hotel Dafam Seturan(7.300.000 IDR / participant)
Jakarta, Hotel Amaris Tendean (7.900.000 IDR / participant)
Bandung, Hotel Golden Flower (7.800.000 IDR / participant)
Bali, Hotel Ibis Kuta (8.500.000 IDR / participant)
Lombok, Hotel Jayakarta (8.750.000 IDR / participant)
Catatan
Waktu pelatihan Dua+1* hari dengan Biaya tersedia untuk Perorangan, Group, dan Inhouse Training, belum termasuk akomodasi/penginapan.
Untuk biaya dan jadwal training harap menghubungi marketing kembali
Investasi training
Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas training:
Free Penjemputan dari bandara ke hotel*.
Modul / Handout.
Flashdisk*.
Certificate of attendance.
FREE Bag or bagpacker.





